Perluasan Masjidil Haram Akan Segera Berakhir, Ini Janji Arab Saudi


Anekabar.com - Haji, adalah rukun Islam yang harus dilakukan untuk yang mampu. Sedang umrah adalah ibadah yang mirip dengan haji, hanya tata cara, waktu, dan kewajibannya berbeda dengan ibadah haji. Baik haji atau umrah, kesemuanya adalah ibadah yang dilakukan di dua kota suci, yakni Madinah dan Mekkah.

Perkembangan Islam yang semakin masif dan besar membuat ibadah haji dan umrah terus berkembang hingga sekarang. Akibatnya pemerintahan Arab Saudi, khususnya Mekkah dan Madinah, melakukan berbagai macam perbaikan, pembangunan dan penataan kota yang terbilang besar dan masif. Penataan itu sendiri dimaksudkan agar pelakon ibadah haji dan umroh merasa aman, nyaman dan khuyu’ saat melakukan ibadah.

Renovasi dan perbaikan infrastruktur pun kerap dilakukan untuk kepentingan yang sama, khususnya di area Masjidil Haram.

Renovasi area Masjidil Haram pun dilakukan secara bertahap dari tahun ke tahun. Harapannya, nanti Masjidil Haram bisa menampung puluhan ribu jamaah dari berbagai penjuru dunia, serta memberi kenyamanan bagi seluruh jamaah yang hadir di sana.

Di samping memberi kenyamanan jamaah, renovasi dan perbaikan di area Masjidil Haram sendiri mengamini keinginan kerajaan Arab Saudi untuk menambah jumlah jamaah tiap negara. Seperti yang kita ketahui, 4 tahun terakhir ada pembatasan jumlah jamaah yang datang dari tiap negara. Harapannya, setelah semua renovasi rampung, akan ada penambahan kuota tiap negara.

Saat ini Kerajaan Saudi tengah bersiap meningkatkan pelayanan dalam menyambut tamu-tamu Alloh di Masjidil Harom seiring akan berakhirnya pengerjaan proyek perluasan Masjidil Harom.

Menurut Mentri Haji Arab Saudi, Muhammad bin Saleh, Ia mengatakan bahwa pihak Komite Tinggi Penyelenggaraan Haji memastikan perluasan Masjidil Haram akan memberi ruang lebih luas untuk jamaah yang hadir. Ia juga menambahkan bahwa jumlah kuota haji tiap negara nantinya akan bertambah.

Penambahan kuota haji sendiri nantinya akan dilakukan bertahap dan merujuk pada jumlah jamaah haji yang hadir sebelum tahun 1433 H.

Penambahan kuota haji sendiri dimaksudkan agar tiap negara mampu mengirim jumlah jamaah haji yang lebih banyak, serta mencegah penumpukan jamaah haji yang terjadi di berbagai negara.